Program Pelatihan MikroTik Academy MikroTik Academy menawarkan berbagai program pelatihan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan berbagai tingkatan keahlian, mulai dari pemula hingga tingkat lanjut. Peserta pelatihan memiliki kesempatan untuk mendapatkan sertifikasi resmi MikroTik, yang dapat meningkatkan nilai dan daya saing mereka di pasar kerja. Untuk SMK yang telah memiliki ijin MikroTik Academy, memungkinkan sekolah untuk bisa membuka kelas sertifikasi paling dasar yaitu MTCNA. MTCNA (MikroTik Certified Network Associate) adalah sertifikasi jaringan MikroTik yang memfokuskan pada kemampuan dasar untuk memahami perangkat lunak RouterOS dan produk RouterBoard. Diharapkan pemegang sertifikasi ini dapat mengkonfigurasi, mengelola, dan menerapkan best practices untuk layanan dasar pada router MikroTik. Topik cakupan yang dibahas untuk sertifikasi MTCNA adalah sebagai berikut :
Menuju Kelulusan dengan Sertifikasi Kompetensi Internasional
Kami informasikan kepada seluruh warga sekolah bahwa dalam rangka meningkatkan kompetensi kejuruan dan kesiapan memasuki dunia kerja, Siswa Kelas XII Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pelatihan MikroTik Academy.
Kegiatan ini merupakan program intensif bagi siswa tingkat akhir untuk mendalami administrasi jaringan serta persiapan ujian sertifikasi MTCNA (MikroTik Certified Network Associate).
Kegiatan akan berlangsung selama satu bulan penuh dengan jadwal sebagai berikut:
Peserta: Seluruh Siswa Kelas XII TKJ SMK Negeri 1 Mas Ubud
Tanggal Mulai: Selasa, 3 Maret 2026
Tanggal Berakhir: Rabu, 1 April 2026
Tempat: Laboratorium Komputer/Jaringan TKJ
Fokus Materi:Basic Configuration, Routing, Bridging, Wireless, Firewall, QOS, dan Tunnels.
MikroTik Academy yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Mas Ubud pada tahun 2026 merupakan kegiatan pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi siswa, khususnya pada kompetensi keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Program ini berfokus pada materi MTCNA (MikroTik Certified Network Associate), yang memberikan dasar pengetahuan jaringan berbasis perangkat MikroTik secara komprehensif.
Selama pelaksanaan akademi, siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman teori mengenai konsep jaringan, tetapi juga langsung melakukan praktikum. Pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami konfigurasi jaringan secara nyata, seperti pengaturan IP address, routing, firewall, hingga manajemen bandwidth. Dengan adanya praktik langsung, siswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja maupun sertifikasi profesional.
Puncak kegiatan ini adalah uji kompetensi yang dilaksanakan pada hari Rabu, 1 April 2026. Ujian tersebut diikuti oleh 27 siswa kelas XII dari kompetensi keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Pelaksanaan ujian berlangsung dengan tertib dan lancar, mencerminkan kesiapan siswa setelah mengikuti rangkaian pembelajaran selama akademi.
Secara keseluruhan, kegiatan MikroTik Academy ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kompetensi siswa di bidang jaringan komputer. Diharapkan melalui program ini, siswa tidak hanya memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi juga mampu bersaing di dunia industri serta melanjutkan ke jenjang sertifikasi yang lebih tinggi.
“Transformasi teori menjadi keahlian, mencetak teknisi jaringan masa depan yang handal dan profesional.”