Logo
images

WORKSHOP DAY 3 “KELAS DAN KURIKULUM INDUSTRI”

I Made Rasta, S.Pd., M.Pd dan Ni Nyoman Aris Suparni S.Pd., M.Pd

---------------------------------------

Workshop review kurikulum hari ke-3 dibuka oleh kepala SMK N 1 Sawan Bapak I Made Rasta, S.Pd., M.Pd. Kelas Industri menjadi tema yang dibahas. Sesuai definisinya kelas industri adalah sistem pembelajaran yang materi pembelajaran sebagian besar disesuaikan dengan kebutuhan industri. Hmmmm,,, kebayang gak kerennya kelas industri ini!! Atau masih bingung? Trus bagaimana proses pembelajarannya? Trus setelah itu kita kemana?? Pelajaran yang lain gimana donk?? Menurut Rasta mengembangkan kelas industri banyak sekali tantangannya, namun jika tantangan tersebut hanya dipikirkan, tidak mencoba mencari solusi makan kelas industri tersebut tidak akan pernah ada. Oleh sebab itu komitmen dari seluruh warga sekolah harus dibangun sehingga terjadi penyamaan persepsi kelas industri tersebut.

Terus proses pembelajaran kelas industri? Sesuai dengan namanya kelas industri secara singkat mengadaptasi dan mengadopsi pembmelajaran yang ada di dunia industri masing-masing sesuai dengan kompetensi keahlian, peserta didik akan fokus mendalami keahlian kompetensinya. Pada pembelajaran kelas industri tidak lagi ditemukan mata pelajaran yang terkotak-kotak, namun menjadi satu kesatuan guna menunjang model projeck based learning. Tetapi ingat, pengimplemntasian kelas industri harus didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten dibidannya serta kerjasama dengan IDUKA.

Selaras dengan pernyataan Rasta, Ibu Ni Nyoman Aris Suparni S.Pd., M.Pd, menambahkan bahwa kelas industri dianggap berhasil ketika mampu berkolaborasi dengan industi baik kurikulum maupun teknologi. Namun yang menjadi tekanan saya adalah peserta didik harus dilengkapi dengan nilai-nilai karakter soft skil dan hard skil. Sehingga nantinya SMK mampu melahirkan lulusan yang kompoten dan memiliki daya saing (BBM) di dunia kerja.

Unit produksi tersedia, tenaga pengajar yang kompeten, laboratorium praktik memadai, hingga kerjasama dengan IDUKA pun telah terjalin, Lalu bagaimana dengan kelas industri yang akan direncanakan di SMK N 1 MAS UBUD? Melihat potensi yang ada ditambah letak geografis sekolah ditengah-tengah lingkungan industri-pariwisata maka bukan tidak mungkin kelas industri SMK N 1 MAS UBUD dapat terealisasi dan berkembang. Dengan prinsip adopsi dan adaptasi serta dukungan penuh dari warga sekolah kita tunggu bersama wajah kelas industri SMK N 1 MAS UBUD.

 

#WORKSHOP#DAY#3#

#SMK#BISA#HEBAT#

#STIKMAS#MANTAP#


TAG

Tinggalkan Komentar