Sobat Inovatif,
GIANYAR – SMKN 1 Mas Ubud, meluncurkan program inovatif bernama “STIKMAS SPRINGS”. Program ini menyediakan fasilitas air minum gratis dan layak konsumsi bagi seluruh warga sekolah. Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga asupan cairan dan kesehatan siswa selama di sekolah, tetapi juga menjadi salah satu alternatif yang dapat ditiru untuk mengendalikan hingga mengurangi sampah plastik khusunya botol kemasan.
Pernyataan di atas sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Kepala SMK Negeri 1 Mas Ubud, Bapak I Komang Purwata, S.Pd, M.Pd. Menurut beliau program ‘STIKMAS SPRINGS’ adalah wujud nyata komitmen sekolah dalam menjaga kesehatan siswa dan lingkungan. Kami menyediakan akses air minum yang terjamin aman lewat uji lab rutin, sekaligus secara aktif mendukung Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018, untuk memerangi sampah plastik. Ini bukan sekadar menyediakan air, ini tentang menanamkan kebiasaan baik untuk generasi masa depan.
Selain bersinergi dengan peraturan Gubernur Bali, program “STIKMAS SPRINGS” juga merupakan implemntasi dari 7 kebiasaan baik yang digaungkan oleh Kemdikdasmen.
Pemenuhan asupan cairan sangat penting, khusunya untuk menjaga fokus dalam proses pembelajaran. Riset menunjukkan bahwa siswa dengan hidrasi yang baik memiliki tingkat fokus visual, daya ingat, dan kontrol kognitif yang lebih superior dari siswa yang mengalami dehidrasi.
Jika merujuk pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) Kementerian Kesehatan, minimal anak usia 7 tahun hingga remaja membutuhkan 1,9 hingga 2,2 liter air per hari. Angka tersebut sangat sulit untuk terialisasi mengingat sebagian besar waktu aktif mereka dihabiskan di sekolah dengan berbagai aktifitasnya, sehingga pemenuhan sekitar 0,7 hingga 1,4 liter air selama jam belajar menjadi sangat penting. Maka dari itu untuk memenuhi kebutuhan asuapan cairan program “STIKMAS SPRINGS” dapat menjadi solusi.


“saya rasa dengan adanya program “STIKMAS SPRINGS” sangat bermanfaat. Begini.. begini siapa sih yang tidak suka dan menolak yang gratis, apalagi memiliki kualitas. Siswa sangat terbantu dalam pemenuhan air minum, khusunya air putih, dan juga dengan mengkonsumsi air putih di “STIKMAS SPRINGS” mereka-kan terbantu juga dari segi ekonomisnya, mereka nggak keluar uang membeli air kemasan, cukup membawa tumbler, botol plastik kemasan sekali pakai dapat kita kendalikan. Terakhir, adanya program ini diharapkan dapat meninimalisir siswa dalam mengkonsumsi minuman manis. Ungkap Bapak I Made Adi Sukariawan Pengampu mata pelajaran projek IPAS SMKN 1 Mas Ubud.
Untuk memastikan keamanan bagi seluruh warga sekolah, pihak SMKN 1 Mas Ubud telah melakukan uji kelayakan air minum yang disediakan. Berdasarkan hasi ujil laboratorium, kualitas air “STIKMAS SPRINGS” telah memenuhi standar fisika, kimia, dan mikrobiologi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 2 Tahun 2023 tentang Standar Air Minum.

“air STIKMAS SPRINGS” aman dikonsumsi karena telah melalui uji ketat. Kita juga ada sertifikatnya bahwa ini layak, siswa, guru dan pegwai wajib coba, dan pasti aman” tegas Waka Humas SMKN 1 Mas Ubud Bapak I Made Subandi S.Pd, M.Pd
Langkah yang diambil SMKN 1 Mas Ubud ini menjadi contoh praktik baik bagi sekolah lain di Bali maupun Indonesia, menunjukkan bahwa pemenuhan hak siswa atas air minum dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan pembentukan generasi yang lebih sehat.
—————————————————————-
SMKN1MASUBUD
KOMPETEN-INOVATIF-SIAPKERJA
PIC-DOC: TIM REDAKSI STIKMAS